Perusahaan dagang ekspor dan impor komoditas Indonesia Sejak 2022 export@dwimexindo.comEN English
Imexindo Dua BersaudaraExport & Import Trading Minta penawaran
KomoditasEksporImporCara KerjaWawasanTentang Hubungi kami Minta penawaran EN English

Prosedur

Dokumen yang wajib disiapkan sebelum ekspor pertama

6 Agustus 20267 menitDitulis tim IDB

Daftar berkas yang paling sering menahan pengiriman pertama, beserta urutan pengurusannya.

Lada putih giling siap ekspor
Lada putih giling siap ekspor

Ekspor pertama hampir selalu tertahan di dokumen, bukan di barang. Barang sudah siap, pembeli sudah setuju, tetapi berkas belum lengkap dan jadwal pelayaran terlewat. Daftar berikut disusun mengikuti urutan pengurusannya.

Dokumen perusahaan

Sebelum berbicara tentang barang, badan usaha Anda harus terdaftar lebih dulu. Nomor Induk Berusaha adalah dasarnya, dan dari situ terbit izin usaha yang sesuai dengan bidang Anda.

  • Nomor Induk Berusaha, yang sekaligus berfungsi sebagai angka pengenal impor untuk sebagian kegiatan.
  • Nomor Pokok Wajib Pajak perusahaan yang masih aktif.
  • Nomor Induk Kepabeanan, diperlukan untuk mengakses sistem kepabeanan.
  • Surat izin usaha sesuai bidang, misalnya izin usaha industri untuk produsen.

Bila kontrak dagangnya berjalan atas nama kami, dokumen ekspor juga diurus atas nama kami. Produsen yang belum memiliki nomor induk kepabeanan tetap dapat mengirim barangnya.

Dokumen barang

Setiap komoditas memiliki persyaratan yang berbeda. Rempah memerlukan sertifikat kesehatan tumbuhan, sedangkan produk olahan pangan memerlukan keterangan yang lain.

  • Pemberitahuan Ekspor Barang, diajukan melalui sistem kepabeanan.
  • Sertifikat asal barang, diperlukan pembeli untuk memperoleh keringanan bea masuk.
  • Sertifikat kesehatan tumbuhan dari karantina, untuk komoditas pertanian.
  • Hasil uji mutu, bila pembeli mensyaratkannya dalam kontrak.

Dokumen pengiriman

Dokumen ini disiapkan bersama perusahaan pelayaran dan menjadi dasar pembayaran pada sebagian besar transaksi.

  • Faktur dagang yang memuat rincian barang, harga, dan syarat penyerahan.
  • Daftar kemasan yang mencantumkan jumlah, berat kotor, dan berat bersih.
  • Konosemen atau surat muatan yang diterbitkan perusahaan pelayaran.
  • Polis asuransi, bila syarat penyerahan mewajibkannya.

Urutan yang menghemat waktu

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah mengurus semuanya bersamaan. Urutan yang lebih aman adalah menyelesaikan dokumen perusahaan lebih dulu, karena masa berlakunya panjang dan hanya diurus sekali.

Setelah itu baru dokumen barang, yang terikat pada satu pengiriman tertentu. Dokumen pengiriman disiapkan paling akhir karena bergantung pada jadwal kapal yang sudah pasti.

Bila Anda belum pernah menjalani proses ini, kirimkan jenis barang dan negara tujuan kepada kami. Kami akan menyusun daftar berkas yang khusus untuk pengiriman tersebut.

Mulai sekarang

Sebutkan barangnya,
kami cek jalurnya

Tiga hal saja pada pesan pertama: barangnya apa, kira kira berapa banyak, dan negara asal atau tujuannya. Balasan dikirim pada hari kerja yang sama.

PDFCompany profileProfil perusahaan dan daftar komoditas WAWhatsApp tim dagangUntuk pertanyaan singkat

Data Anda hanya dipakai untuk menghubungi balik dan tidak dibagikan ke pihak ketiga.

Hubungi lewat WhatsApp
WhatsApp