Satu istilah dalam kontrak menentukan sampai mana tanggung jawab Anda berakhir. Salah pilih membuat biaya yang tidak diperhitungkan muncul belakangan.

Incoterms adalah istilah baku yang menyatakan sampai titik mana penjual bertanggung jawab atas barang dan biayanya. Dari sebelas istilah yang ada, dua yang paling sering dipakai eksportir Indonesia adalah FOB dan CIF.
FOB, tanggung jawab berhenti di pelabuhan muat
Pada FOB, penjual menanggung biaya sampai barang berada di atas kapal di pelabuhan muat. Setelah itu, ongkos angkut laut, asuransi, dan segala risiko selama pelayaran menjadi tanggungan pembeli.
Ini pilihan yang paling aman untuk eksportir baru. Anda hanya berurusan dengan pihak di dalam negeri, dan harga penawaran lebih mudah dihitung karena tidak memuat ongkos laut yang berubah ubah.
CIF, tanggung jawab sampai pelabuhan tujuan
Pada CIF, penjual menanggung biaya angkut dan asuransi sampai pelabuhan tujuan. Pembeli menyukainya karena hanya menerima satu angka harga tanpa perlu mengurus pengapalan.
Konsekuensinya, Anda perlu mengetahui ongkos angkut ke pelabuhan tujuan dan membeli asuransi. Bila ongkos laut naik antara penawaran dan pemuatan, selisihnya menjadi beban Anda.
Perbandingan pada satu transaksi
- Harga barang di gudang sama pada kedua istilah.
- Pada FOB, Anda menambahkan biaya angkut darat, bea, dan biaya pemuatan.
- Pada CIF, semua itu ditambah ongkos laut dan premi asuransi.
- Angka CIF selalu lebih besar, tetapi bukan berarti keuntungannya lebih besar.
Kesalahan yang sering terjadi adalah membandingkan penawaran FOB dari satu pemasok dengan penawaran CIF dari pemasok lain. Dua angka itu tidak setara dan tidak bisa dibandingkan langsung.
Saran untuk pengiriman pertama
Mulailah dengan FOB. Tanggung jawab Anda jelas berakhir di pelabuhan muat, dan Anda dapat mempelajari prosesnya tanpa menanggung risiko pelayaran.
Setelah beberapa pengiriman berjalan dan Anda memahami pola ongkos laut ke tujuan tertentu, CIF dapat menjadi pilihan yang memberi nilai tambah bagi pembeli.
Pada setiap penawaran yang kami susun, istilah penyerahan selalu dicantumkan di baris paling atas. Ini yang membuat penawaran dari beberapa pihak bisa dibandingkan dengan adil.
